TUGAS ILMU SOSIAL DASAR 5
ILMU SOSIAL DASAR
NAMA
: Achmad Wahyu Nuryawan
NPM
: 10116069
KELAS :
1KA08
Jakarta -
Kesenjangan kaum kaya dengan kaum miskin di Indonesia semakin lebar. Sebagian
besar aset nasional juga dikuasai oleh segelintir orang saja. Ini disampaikan
Kepala Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). "Kesenjangan
sosial di Indonesia sejak 2010 sudah mulai 'lebay', karena indeks gininya sudah
menyentuh 0,4. Tahun 2014 sudah 0,42. Artinya 1 persen terkaya menguasai 42
persen aset nasional. Ini menurut konsensus ekonom, ini sudah
kebabalasan," kata Kepala BAZNAS Bambang Sudibyo yang juga mantan Menteri
Keuangan ini.
Bambang menyampaikan hal tersebut di
acara BAZIZ Provinsi DKI, Peduli Umat 2016, "Zakat untuk Kesejahteraan
Umat" di Plennary Hall JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (21/6/2016). Hadir
pula Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok), Sekda DKI Saefullah, dan Ketua Baziz
DKI Djubaidi Adih.
Bambang Sudibyo melanjutkan dari mimbar, cara
mengatasi kesenjangan sosial adalah dengan menggalakkan zakat. Kewajiban Umat
Islam itu harus dikelola dengan baik.
"Cara memoderasi kesenjangan
sosial adalah dengan zakat. Zakat bisa mengurangi kesenjangan sosial,"
kata Bambang disambut seribuan penerima zakat yang memenuhi arena. Potensi zakat
Indonesia di 2016, disebutnyan sebesar Rp 286 triliun. Tentu yang paling potensial
menyumbang zakat adalah provinsi dengan pendapatan per kapitanya tinggi, tak
lain dan tak bukan adalah DKI.
"Tapi
kesenjangan berdasar indeks gini paling tinggi juga di DKI," kata Bambang.
Sumber :
Di akses pada : Selasa, 21 Juni 2016 15:14 WIB
Dalam berita diatas,
terlihat bahwa kasus kesenjangan sosial bagi si kaya dan si miskin yang terjadi
di Indonesia semakin tinggi, penyebab terjadinya kesenjangan sosial bagi si
kaya dan si miskin tersebut yang utama
ialah dalam segi harta dan tahta yang dimiliki si kaya. Dampak dan akibat akan hal yang dilakukan
dapat memudah terjerumus ke dalam hal hal yang negative, terutama bagi kaum si
miskin karena dengan begitu kesenjangan sosial akan sangat berasa di lingkungan.
Si miskin akan melakukan berbagai cara demi mensejahterakan hidup mereka,
bahkan rela dengan melakukan kejahatan yang membahayahakan keselamatan mereka
maupun orang lain. Contohya begal motor yang marak marak belakangan ini,
kejahatan begal yang terjadi belakangan ini terjadi akibat kebutuhan ekonomi
meraka.
Sebaiknya bagi si
miskin janganlah kalian minder dengan keadaan ekonomi kalian yang mengalami
kekurangan, terus mencari pekerjaan dengan cara yang halal sesuai dengan
kemampuan kita, dengan demikian faktor pendidikan juga sangatlah penting,
karena dengan kita mempunyai ilmu yang bermanfaat kita bisa dengan mudah
mendapatkan pekerjaan demi memenuhi kebutuhan sehari hari, jangan kalian malah
menggunakan tindak keriminal bagi mensejahterakan kalian. Dan bagi pemerintah
juga harus meminimalisir kesenjangan sosial ini dengan cara membuka lapangan
pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan agar tidak ada lagi yang merasa kekurangan
akibat tidak adanya pekerjan. Mereka juga harus lebih mempertebal keimanan dan
ketaatan kepada Tuhan. Lebih menseleksi terhadap datangnya teman dalam pergaulan. Pihak orang tua juga
harus lebih peduli dan perhatian terhadap anaknya.

Komentar
Posting Komentar