ANIMASI DAN DESAIN GRAFIS
ANIMASI
Animasi adalah suatu proses dalam
menciptakan efek gerakan atau perubahan dalam jangka waktu tertentu, dapat juga
berupa perubahan warna dari suatu objek dalam jangka waktu tertentu, dan bisa
juga dikatakan perubahan dari suatu objek ke objek lainnya dalam jangka waktu
tertentu (Bustaman, 2001 : 32-33).
Istilah animasi tidak asing bagi kita
semua, terutama bagi anak-anak. Ini karena kita biasanya menemukan konten
animasi dalam jenis karakter kartun atau anime pada serial televisi atau dari youtube.
Sekarang banyak sekali para kretor
animasi diseluruh dunia, pembuat konten animasi disebut animator. Saat ini ada
banyak perusahaan sukses di bidang pembuatan film animasi, termasuk seperti
Walt Disney, Pixar, DreamWorks, dll.
Pengertian Animasi Menurut Para Ahli
Ada beberapa ahli yang menjelaskan tentang animasi, diantaranya :
Agus Suheri
Menurut Agus Suheri gagasan animasi adalah kumpulan gambar yang telah
diproses sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan gerakan.
Ibiz Fernandez
Menurut Ibiz Fernandes gagasan animasi adalah proses merekam dan memutar
ulang serangkaian gambar statis untuk mendapatkan ilusi gerakan.
Jenis
– Jenis Animasi
Jenis
– jenis animasi dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu
1. Animasi Berdasarkan Bentuk Karakter
a. Stop Motion Animation/ Claymation
Jenis animasi ini pertamakali ditemukan oleh Blakton
pada tahun 1906. Blakton memanfaatkan tanah liat (clay) sebagai objek animasi.
Contoh film yang memakai teknik animasi clay adalah
film Chicken Run dan Shaun the sheep. Tentu saja bahan yang digunakan bukanlah
tanah liat biasa tapi palasticin, yaitu bahan yang elastis/ lentur.
b. Animasi 2 Dimensi (2D)
Animasi 2D kita kenal dengan kartun (cartoon), yaitu
kumpulan gambar-gambar lucu dalam film animasi untuk menghibur penonton.
Beberapa contoh film kartun misalnya; Donal Bebek, Tom & Jerry, dan
lain-lain.
c. Animasi 3 Dimensi (3D)
Teknologi berperan besar bagi kemajuan animasi,
khususnya teknologi komputer. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D
dimana objek dalam animasi menjadi terlihat lebih hidup.
Film-film animasi yang kita lihat saat ini sudah
menggunakan animasi 3D dan CGI (Computer Generated Imagery). Misalnya; Finding
Nemo, Toy Story, dan lain-lain.
2. Animasi Berdasarkan Teknik Pembuatannya
a.
Animasi Cell
Berasal dari kata “Celluloid”, ini merupakan teknik
membuat film animasi yang cukup populer. Animasi cell biasanya merupakan
lembaran-lembaran yang akan membentuk animasi tunggal. Jadi masing-masing cel
merupakan bagian terpisah. Misalnya objek dan latar belakangnya terpisah,
sehingga bisa bergerak secara mandiri.
b.
Animasi Frame
Animasi frame adalah animasi yang menggunakan
rangkaian gambar yang ditunjukan secara bergantian. Contoh sederhananya,
seperti saat kita membuat gambar/ objek yang berbeda-beda pada
lembaran-lembaran buku, lalu membuka buku tersebut secara cepat dengan jari
maka gambar tersebut akan terlihat seolah-olah bergerak.
c.
Animasi Sprite
Animasi sprite menggunakan latar belakang diam lalu
gambar digerakkan di bagian depan. Teknik ini adalah bagian dari animasi yang
bergerak secara mandiri, misalnya seperti burung terbang, planet yang berotasi,
bola yang memantul, logo yang berputar, dan lain-lain.
d.
Animasi Path
Teknik animasi path adalah animasi dengan
menggerakkan obyek di sepanjang garis yang ditentukan sebagai lintasan.
Contohnya dalam pembuatan animasi kereta api, pesawat terbang, lain-lain yang
membutuhkan lintasan gerak tertentu.
e.
Animasi Vektor
Teknik animasi vektor mirip seperti animasi sprite,
bedanya animasi sprite menggunakan bitmap sedangkan animasi vektor menggunakan
rumus matematika untuk menggambarkan sprite-nya.
f.
Animasi Spline
Teknik animasi Spline merupakan representasi
matematis dari kurva, sehingga gerakan objek mengikuti garis berbentuk lurus
dan berbentuk kurva.
g.
Animasi Karakter
Teknik animasi karakter umumnya
ada di film kartun dan juga pada film animasi 3D. Dalam animasi karakter, semua
bagian dalam animasi bergerak bersamaan namun karakter setiap objek punya ciri
dan gerakan yang berbeda. Dalam pengerjaannya,
animasi jenis ini sangat mengandalkan komputer, hanya pada permulaan saja
menggunakan teknik manual, yaitu pada saat pembuatan sketsa model atau model
patung yang nantinya di-scan dengan scanner biasa atau 3D Scanner. Setelah itu
proses pembuatan objek dilakukan di komputer menggunakan perangkat lunak 3D
modelling and animation, seperti Maya Unlimited, 3ds max dan lain sebagainya.
Setelah itu dilakukan editting video, penambahan spesial efek dan sulih suara
menggunakan perangkat lunak terpisah. Bahkan ada beberapa animasi dengan teknik
ini yang menggunakan alam nyata sebagai latar cerita animasi tersebut. Contoh
animasi dengan teknik ini adalah Film yang berjudul saya ambil contoh Finding
Nemo.
Jadi
dapat kita simpulkan animasi adalah suatu gambar yang diproses dalam membuat
suatu gerakan dimana gerakan itu berubah ubah dalam waktu tertentu, agar
mendapatkan suatu objek yang bergerak dan mengikuti alur dan menarik untuk di tonton
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan
gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan yang seefektif mungkin. Dalam desain
grafis, teks juga dianggap sebagai gambar karena merupakan hasil dari abstraksi
simbol-simbol yang bisa dibunyikan.
Desain
grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine
art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada
proses pembuatan, metoda, merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau
pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
Seni
desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di
dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.
Definisi
Desain Grafis Menurut Para Ahli
Jessica
Helfand, “Kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik,
foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu
yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat
menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif
atau sesuatu yang mudah diingat”.
Danton
Sihombing, “Mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal
yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar, baik dengan teknik fotografi
ataupun ilustrasi”.
Michael
Kroeger, “Visual communication (komunikasi
visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual
dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran”.
Jenis
Desain Grafis
Ada
8 jenis desain grafis, diantaranya :
1. Desain grafis identitas visual
Sistem identitas visual adalah suatu sistem
komunikasi visual yang membentuk identitas dari suatu perusahaan, lembaga,
maupun produk.
Identitas visual sering digunakan untuk membedakan
suatu produk/ jasa dengan produk / jasa dari pesaing sehingga costumer akan
dengan mudah mengidentifikasi suatu merek hanya dengan melihat sebagian dari
tampilan visualnya.
Jadi jika anda ingin membuat suatu merk produk,
anda sebaiknya melirik orang yang berfokus pada bidang ini.
2. Desain Antar Muka (User Interface)
Desain Antar Muka (UI) adalah bagaimana pengguna
berinteraksi dengan perangkat atau aplikasi. UI mencakup semua hal yang
berinteraksi dengan pengguna layar, keyboard, dan mouse.
Dalam konteks desain grafis, desain UI berfokus
pada pengalaman visual pengguna dan desain elemen grafis di layar seperti
tombol, menu, mikro – interaksi, dan banyak lagi. Ini adalah pekerjaan desainer
UI untuk menyeimbangkan daya tarik estetika dengan fungsi teknis.
3. Desain grafis pemasaran & periklanan
Suatu perusahaan dengan suatu produk agar dikenal
oleh masyarakat bergantung pada upaya pemasaran dan periklanan. Pemasaran dan
periklanan bertujuan untuk membujuk setiap masyarakat mengambil keputusan untuk
membeli suatu produk.
Tentu konten visual yang menarik dan dengan ide
yang cemerlang akan mempengaruhi orang dalam memutuskan untuk membeli sebuah
produk.
Karena orang akan selalu menginginkan konten visual
yang lebih menarik, desain grafis membantu organisasi mempromosikan dan
mengkomunikasikan produk mereka.
4. Publikasi
Publikasi adalah bagian dalam industri desain
grafis yang berkomunikasi dengan masyarakat melalui distribusi publik. Mereka
sering disebut sebagai industri media cetak.
Seperti buku, koran, majalah, dan katalog. Namun,
baru-baru ini ada peningkatan signifikan dalam penerbitan digital.
Desainer grafis yang mengkhususkan diri dalam
publikasi bekerja sama dengan editor dan penerbit untuk membuat tata letak
dengan tipografi yang dipilih dengan cermat dan karya seni yang menyertainya,
yang meliputi fotografi, grafik dan ilustrasi.
5. Motion Grafis
Secara sederhana, motion grafis adalah percabangan
dari seni desain grafis yang merupakan penggabungan dari ilustrasi, tipografi,
fotografi dan videografi dengan menggunakan teknik animasi bergerak.
Ini dapat mencakup animasi, audio, tipografi,
citra, video, dan efek lain yang digunakan dalam media online, televisi, dan
film. Popularitas media telah meroket dalam beberapa tahun terakhir seiring
dengan peningkatan teknologi dan konten video.
Contoh motion
grafis adalah
Iklan
Logo animasi
Cuplikan
Presentasi
Video promosi
Video tutorial
Situs web
Aplikasi
Video game
Spanduk
GIF
Logo animasi
Cuplikan
Presentasi
Video promosi
Video tutorial
Situs web
Aplikasi
Video game
Spanduk
GIF
6.Desain Kemasan (packaging)
Sebagian besar produk memerlukan beberapa bentuk
kemasan untuk melindungi dan menyiapkannya untuk penyimpanan, distribusi, dan
penjualan.
Tetapi desain kemasan juga dapat berkomunikasi
langsung dengan konsumen, yang menjadikannya alat pemasaran yang sangat
berharga. Setiap kotak, botol dan tas, setiap kaleng, wadah, atau tabung adalah
kesempatan menceritakan kisah tentang suatu merek.
Desainer kemasan membuat konsep, mengembangkan
maket, dan membuat file siap cetak untuk suatu produk. Ini membutuhkan pengetahuan
ahli tentang proses cetak dan pemahaman yang tajam tentang desain dan
manufaktur industri.
Karena desain kemasan menyentuh banyak disiplin,
tidak jarang desainer menemukan diri mereka menciptakan aset lain untuk produk
seperti fotografi, ilustrasi, dan identitas visual.
7. Grafis Lingkungan
Grafis lingkungan secara visual menghubungkan orang
ke tempat-tempat untuk meningkatkan pengalaman mereka secara keseluruhan dengan
menciptakan suatu tempat yang lebih mudah diingat, menarik, informatif atau
lebih mudah dinavigasi.
Contoh desain
grafis lingkungan
Signage
Mural dinding
Pameran museum
Merek kantor
Navigasi transportasi umum
Interior toko ritel
Ruang acara dan konferensi
Mural dinding
Pameran museum
Merek kantor
Navigasi transportasi umum
Interior toko ritel
Ruang acara dan konferensi
8. Seni dan ilustrasi untuk desain grafis
Seni grafis dan ilustrasi sering terlihat sama
dengan desain grafis, namun masing-masing sangat berbeda. Desainer menciptakan
komposisi untuk berkomunikasi dan memecahkan masalah, seniman grafis dan
ilustrator membuat karya seni asli.
Seni mereka mengambil sejumlah bentuk, dari seni
murni hingga hiasan hingga ilustrasi mendongeng.
Contoh seni dan
ilustrasi untuk desain grafis :
Desain kaos
oblong
Pola grafis untuk tekstil
Grafis gerakan
Gambar stok
Novel grafis
Video game
Pola grafis untuk tekstil
Grafis gerakan
Gambar stok
Novel grafis
Video game
Jadi desain grafis yang
dapat kita simpulkan adalah proses mengombinasikan tipografi, ilustrasi,
fotografi dan cetak untuk tujuan persuasif (mengajak), memberikan informasi
atau perintah, biasa dikenal juga sebagai desain komunikasi visual karena
peranan desain grafis dalam penyampaian informasi yang baik dapat membuat orang
yang melihatnya langsung mengerti maksud dan tujuan dari gambar desain grafis
yang dilihatnya
- Daftar Pustaka -


Komentar
Posting Komentar