TUGAS ILMU SOSIAL DASAR 9


ILMU SOSIAL DASAR

NAMA           : Achmad Wahyu Nuryawan
NPM             : 10116069
KELAS          : 1KA08



Chicago - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mendorong warga AS untuk tidak menyerah dalam ketakutan. Obama juga menegaskan sikapnya yang menolak diskriminasi terhadap warga muslim di AS.
Dalam pidato perpisahan yang disampaikan di Chicago, Selasa (10/1) malam waktu setempat, Obama berusaha membuat warga AS tetap bersemangat, setelah dirinya tidak lagi menjabat. Secara resmi Obama akan mengakhiri jabatannya pada 20 Januari mendatang, saat presiden terpilih Donald Trump dilantik.
Seperti dilansir CBS News dan Los Angeles Times, Rabu (11/1/2017), Obama meminta warga AS aktif menjaga demokrasi. "Demokrasi bisa melemah saat kita menyerah pada ketakutan. Jadi kita, sebagai warga negara, harus tetap waspada pada agresi eksternal, kita harus waspada terhadap upaya pelemahan nilai-nilai yang membuat kita menjadi diri kita yang sebenarnya," jelas Obama dalam pidatonya.
"Itulah mengapa, selama 8 tahun terakhir, saya berupaya melawan terorisme dengan landasan hukum yang lebih teguh. Itulah mengapa kita mengakhiri praktik penyiksaan, berupaya menutup Gitmo (penjara Guantanamo) dan mereformasi hukum yang mengatur pengintaian untuk melindungi kebebasan pribadi dan sipil," tegasnya.
"Itulah mengapa saya menolak diskriminasi terhadap warga muslim Amerika," imbuh Obama yang disambut tepuk tangan hadirin.
Pidato perpisahan Obama ini digelar di McCormmick Place, yang merupakanconvention center terbesar di kawasan Amerika Utara. Sekitar 20 ribu hadirin dilaporkan hadir untuk mendengar langsung pidato perpisahan presiden kulit hitam pertama AS ini.
 
Lebih lanjut, Obama menyebut AS tidak bisa menarik diri begitu saja dari pertempuran global. Obama menegaskan bahwa demokrasi, kemudian hak asasi manusia juga hak kaum perempuan dan kaum LGBT, perlu diperjuangkan.
"Itu menjadi bagian dari membela Amerika. Pertempuran melawan ekstremisme dan intoleransi dan sektarianisme dan chauvinisme menjadi satu bagian dengan pertempuran melawan otoritarianisme dan agresi nasionalis," ujar Obama.
"Jika jangkauan kebebasan dan penghormatan pada aturan hukum di dunia melemah, kemungkinan terjadinya perang di dalam dan antar beberapa negara semakin meningkat dan kebebasan kita pada akhirnya akan terancam," tandasnya.

Sumber                    :
Di akses pada       : Rabu 11 Jan 2017, 13:26 WIB

Dalam berita diatas, terlihat bahwa kasus diskriminasi terhadap umat muslim di Amerika sangat besar.  Diskriminasi terhadap umat muslim ini terjadi dikarenakan banyaknya warga Amerika yang menyebut bahwa umat muslim itu adalah seorang Terorisme yang sangat membahayakan, sehingga membuat umat muslim di Amerika mendapatkan perlakuan yang tidak sewajarnya dari masyarakat sekitar.
Sebaiknya sebagai warga negara yang baik jangan kita memperlakukan kaum minoritas terutama muslim di Amerika dengan perlakuan yang tidak baik, kita harus saling menghormati satu sama lain meskipun kita berbeda suku, etnis, dan agama. Karena dengan kita bisa menghormati satu sama lain kita tidak akan melihat adanya tindak diskriminasi antara sesama umat manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN APLIKASI CHAT LINE

TUGAS ILMU SOSIAL DASAR 8

TUGAS ILMU SOSIAL DASAR 7